pickagame
← Artikel

Logika & otak · 5 menit baca

Cara Memecahkan Puzzle Enam Belas Kata

Kenapa kelompok yang paling cepat kelihatan sering jebakan, kelompok mana yang sebaiknya disisakan terakhir, dan tiga jenis benang merah yang selalu dipakai puzzle seperti ini.

Di artikel ini

Tiap papan dibangun dari tiga jenis hubungan

Puzzle pengelompokan menyembunyikan empat kelompok isi empat di antara enam belas kata. Setelah main beberapa kali, kelihatan bahwa hubungannya cuma ada tiga jenis. Pertama, kategori biasa: empat nama sungai, empat jenis sambal. Kedua, pasangan kata yang sama: empat kata yang semuanya bisa diikuti "api", atau semuanya bisa didahului "rumah". Ketiga, yang dilihat dari bentuk katanya, bukan artinya: ada kata tersembunyi di dalamnya, bunyinya mirip, atau pola hurufnya sama.

Menyebut jenisnya dalam hati ternyata sangat membantu. Kalau buntu, masalahnya hampir tidak pernah karena kamu tidak tahu arti katanya. Biasanya kamu masih membaca artinya, padahal kelompok terakhir ternyata soal ejaannya.

Kelompok yang paling jelas biasanya umpan

Pembuat puzzle sengaja menaruh calon kelima di kategori yang paling gampang. Kalau kamu lihat lima nama buah, salah satunya pasti milik kelompok lain, dan menekan kirim untuk empat yang pertama kali kelihatan adalah sumber kesalahan paling sering.

Caranya: hitung dulu sebelum mengirim. Kalau satu kategori pas punya empat anggota di papan, kemungkinan besar itu benar. Kalau ada lima atau enam, berhenti dan tanya kata mana yang punya arti kedua: "malang" itu kota dan juga sial, "kopi" itu minuman dan juga bisa ikut ke "kopi darat". Kata yang punya arti kedua itulah yang dibutuhkan kelompok lain.

Mulai dari yang paling terkunci, bukan yang paling gampang

Jalan paling aman adalah mencari kelompok yang tidak mungkin jadi apa-apa lagi. Cari satu kata yang cuma cocok ke satu hubungan, lalu cari tiga kata lain yang cocok ke hubungan itu. Kelompok seperti ini aman dikirim walaupun bukan yang paling gampang, dan begitu hilang, empat kata pengecoh ikut hilang dari papan.

Tiap kelompok yang terpecahkan bikin soalnya makin kecil. Dengan dua belas kata tersisa, jebakan mulai terurai sendiri; dengan delapan, dua kelompok terakhir sering sudah terpaksa. Itu sebabnya kelompok paling sulit sering terpecahkan paling akhir tanpa benar-benar dipahami sampai ia tinggal sendirian.

Kalau muncul "Kurang satu"

"Kurang satu" artinya tiga dari empat pilihanmu memang satu kelompok. Refleksnya adalah menukar satu kata secara acak, dan itu menghabiskan jatah salah. Lebih baik pertahankan tiga kata itu, lalu rumuskan hubungannya sesingkat mungkin. Rumusan yang tepat biasanya langsung menyingkirkan kata keempat yang salah dan menunjuk kata yang benar.

Kalau tetap tidak kelihatan, tinggalkan dulu dan pecahkan kelompok lain. Kata yang kamu yakini masuk ke tiga itu sering justru dibutuhkan kelompok lain, dan jadi jelas begitu sisa papannya habis.

Contoh yang dikerjakan

Misalkan di papan ada APEL, SALAK, DUKU, RAMBUTAN, dan MANGGIS, bersama UPACARA, RAPAT, dan SIDANG. Itu lima nama buah, satu kelebihan. Tapi APEL juga cocok dengan UPACARA, RAPAT, dan SIDANG sebagai acara orang berkumpul secara resmi — apel pagi, apel siaga — dan tidak satu pun dari tiga kata itu bisa jadi buah. Jadi kelompok acara resmi harus mengambil APEL, dan kelompok buahnya SALAK, DUKU, RAMBUTAN, dan MANGGIS.

Perhatikan apa yang bekerja di sini. Bukan pengetahuan soal buah, tapi menyadari bahwa kata-kata acara resmi itu tidak punya rumah lain, lalu membiarkan mereka mengambil kata yang mereka butuhkan. Kebanyakan papan bisa diurai dengan cara ini: cari kelompok yang tidak punya alternatif, beri apa yang ia butuhkan, lalu lihat apa yang tersisa.

Mainkan yang terkait

Baca juga